Keputusan antara menyimpan data dan aplikasi di data center sendiri (on-premise) atau di cloud merupakan pertimbangan strategis bagi banyak bisnis.
On-Premise Data Center
- Kontrol penuh atas data dan infrastruktur
- Compliance dan data residency lebih mudah dikelola
- Investasi awal tinggi, biaya operasional tetap
- Cocok untuk workload yang sensitif atau regulasi ketat
Cloud
- Skalabilitas elastis, bayar sesuai pemakaian
- Minimal capex, fokus pada operasional bisnis
- Perlu pertimbangan keamanan dan compliance
- Ideal untuk aplikasi modern dan workload variabel
Hybrid Approach
Banyak organisasi memilih pendekatan hybrid - data kritis on-premise, aplikasi fleksibel di cloud. Konsultasi dengan ahli infrastruktur dapat membantu menentukan strategi terbaik.



